
Relasi daerah.com, TANJABTIMUR – Sejumlah kader PDI Perjuangan Kabupaten Tanjung Jabung Timur turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi kerusakan mangrove di wilayah pesisir Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Kerusakan tersebut diduga kuat akibat pembabatan mangrove oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Dalam kunjungan tersebut, kader PDI Perjuangan tidak hanya meninjau lokasi, tetapi juga melakukan advokasi lingkungan kepada masyarakat setempat. Mereka menyoroti serius dampak kerusakan mangrove yang berpotensi memicu abrasi, memperparah bencana pesisir, serta mengancam keberlangsungan hidup masyarakat nelayan.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan yang menaruh perhatian besar terhadap isu lingkungan hidup. Sejumlah pengurus DPC PDI Perjuangan Tanjung Jabung Timur yang dipimpin langsung oleh Arie Suryanto selaku Ketua Bidang Lingkungan Hidup DPC PDI-P hadir di tengah masyarakat untuk melihat kondisi faktual sekaligus menyerap aspirasi warga.
Ketua DPC PDI Perjuangan Tanjung Jabung Timur, Muhammad Guntur, menegaskan bahwa jajaran PDI Perjuangan saat ini tengah fokus mendampingi masyarakat, khususnya dalam persoalan lingkungan hidup. Ia menyebutkan, kerusakan lingkungan bukan hanya persoalan ekologis, tetapi juga berdampak langsung terhadap keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.
“PDI Perjuangan hadir untuk mendampingi masyarakat. Isu lingkungan menjadi perhatian serius kami, termasuk upaya mitigasi bencana yang disebabkan oleh kerusakan lingkungan,” tegas Muhammad Guntur.
PDI Perjuangan mendorong adanya langkah konkret dari semua pihak untuk menghentikan perusakan mangrove serta memperkuat upaya perlindungan dan pemulihan ekosistem pesisir demi keberlanjutan lingkungan dan masa depan masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Timur.(red)









Discussion about this post