RelasiDaerah.com, TANJUNG JABUNG TIMUR – Aliansi Masyarakat Peduli Program Prabowo (AMP3) menyampaikan apresiasi kepada Badan Gizi Nasional (BGN) yang telah mengambil langkah cepat dengan membuka kembali empat dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi. Keputusan ini dinilai sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan program strategis nasional tersebut tetap berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ketua AMP3, Rajali, mengatakan bahwa dibukanya kembali dapur-dapur tersebut menjadi kabar baik bagi ribuan penerima manfaat yang sebelumnya sempat terdampak akibat penutupan oleh pihak SPPG.
“AMP3 memberikan apresiasi kepada Badan Gizi Nasional yang telah merespons persoalan ini dengan cepat. Dengan dibukanya kembali empat dapur MBG di Tanjab Timur, maka sekitar 12 ribu anak penerima manfaat dapat kembali memperoleh makanan bergizi sebagaimana mestinya,” ujar Rajali.
Menurutnya, keputusan tersebut juga memberikan rasa keadilan bagi masyarakat, terutama bagi para siswa yang menjadi sasaran program makan bergizi gratis. Selain itu, langkah tersebut turut memulihkan aktivitas para relawan dan pekerja dapur yang sebelumnya harus berhenti bekerja akibat penutupan operasional.
Rajali menambahkan bahwa pembukaan kembali dapur MBG tidak hanya berdampak pada keberlanjutan program gizi bagi anak-anak, tetapi juga membantu menghidupkan kembali roda kegiatan sosial di lingkungan masyarakat sekitar.
“Ketika dapur sempat ditutup, bukan hanya anak-anak yang kehilangan akses makanan bergizi, tetapi juga para relawan dan pekerja dapur yang terdampak secara ekonomi. Kini dengan dibukanya kembali, mereka dapat kembali bekerja dan melanjutkan pengabdian dalam program kemanusiaan ini,” jelasnya.
AMP3 berharap langkah yang diambil BGN dapat menjadi momentum perbaikan tata kelola program MBG di daerah agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang. Rajali juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal jalannya program agar benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.
“Program ini sangat baik dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Karena itu kami berharap pengelolaannya ke depan semakin profesional, transparan, dan berpihak pada kepentingan penerima manfaat,” tutupnya.(Red)
















Discussion about this post