RelasiDaerah.com, TANJUNG JABUNG TIMUR – Pemerintah Kelurahan Teluk Dawan bersama Karang Taruna Rengas Kuning resmi menutup kegiatan lomba pacu perahu tradisional yang rutin digelar setiap tahun pada hari kedua Idulfitri Tepat nya pada Tahun ini 1447 Hijriah atau 2026 Masehi.
Lurah Teluk Dawan, Wahyu Setiyawan, S.E., menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pemuda Karang Taruna dan juga Masyarakat Kelurahan Teluk Dawan yang dinilai sukses menyelenggarakan kegiatan tersebut.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada panitia Karang Taruna Rengas Kuning serta masyarakat kelurahan teluk Dawan yang telah bekerja keras sehingga lomba pacu perahu tahun ini berjalan lancar sesuai harapan,” ujarnya saat penutupan kegiatan.
Menurutnya, pelaksanaan lomba tahun ini berlangsung tertib tanpa kendala berarti, serta mampu menarik perhatian masyarakat, baik dari Kelurahan Teluk Dawan maupun pengunjung dari berbagai wilayah di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
“Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi hiburan rakyat yang dinantikan setiap tahun,” tambahnya.
Dalam perlombaan tersebut, Tim Panglima Tanjung keluar sebagai juara Memboyong trofi bergilir setelah menunjukkan performa yang konsisten. Tim ini diperkuat oleh para pedayung muda yang dinilai memiliki potensi dan kemampuan bersaing di masa mendatang.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Rengas Kuning menyebutkan bahwa lomba pacu perahu tradisional ini bukan sekadar kompetisi, melainkan bagian dari warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.
“Kegiatan ini sudah menjadi ikon wisata tahunan di Teluk Dawan dan bagian dari tradisi sejak zaman nenek moyang. Kami berharap pemerintah daerah dapat terus mendukung agar event ini lebih berkembang ke depan,” ungkapnya.
Lomba pacu perahu tersebut digelar di aliran sungai yang dikenal masyarakat dengan sebutan Sungai Buaya, yang selama ini menjadi arena utama perlombaan, namun tidak Menyurut kan niat para Pemuda dan juga warga kelurahan teluk Dawan untuk Mengelar kegiatan tersebut di setiap tahun nya.
Meski berlangsung meriah, sejumlah warga berharap ke depan penyelenggaraan dapat lebih ditingkatkan, terutama dari sisi fasilitas penonton, keamanan, serta promosi agar mampu menarik wisatawan lebih luas.
Dengan antusiasme masyarakat yang tinggi, lomba pacu perahu tradisional Teluk Dawan diharapkan terus menjadi agenda budaya sekaligus potensi pengembangan pariwisata lokal di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.(red)













Discussion about this post