RelasiDaerah.com, Tanjab Timur – Aliansi Pemuda Peduli Demokrasi (APPD) menggelar aksi unjuk rasa didepan kantor KPU kabupaten Tanjung Jabung Timur yang di Kordinatori oleh Sayyidina Ali. Bersama tiga orang teman nya, Kamis, (6/6/2024.
Dalam aksi tersebut dibuka oleh Samsul Muin dan tiga Orang Teman nya, dalam Orasi tersebut Mereka meminta pihak KPU dan Bawaslu Tanjabtim untuk memberikan Klarifikasi terkait perekrutan yang dilakukan kedua lembaga tersebut yang Menurut nya tida transparan kepada Masyarakat Tanjabtim.
”Kita hadir disini untuk meminta penjelasan dari pihak KPU dan Bawaslu terkait perekrutan yang dinilai ada masalah. Perekrutan ini kita duga hanya sebagai formalitas saja,” sebut Samsul Muin selaku koordinator APPD Tanjabtim.
Selain itu, Samsul Muin juga meminta kepada pihak KPU dan Bawaslu untuk bisa menjawab keresahan serta keluhan masyarakat terutama kaum muda penjaga demokrasi yang ikut dalam perekrutan tersebut.
”Mohon penjelasan dari KPU dan Bawaslu terkait isu yang viral ini, termasuk yang diunggah dilaman Facebook anggota DPRD Tanjabtim, Yudi Hariyanto,” jelas Muin.
Menanggapi masa demonstrasi, komisioner KPU dan Bawaslu Tanjabtim menggelar audensi diruang utama gedung Bawaslu Tanjabtim. Dalam audiensi tersebut pihak pendemo diwakili oleh Samsul Muin, Saydina Ali, Deni Albar serta Rajali Meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Serta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tanjabtimur, untuk Memberikan Tanggapan yang di maksut, Audiensi dilakukan selama 2 jam yang berlangsung alot serta melakukan tanya jawab antara pihak komisioner dan para pendemo.
Saat dikonfirmasi, ketua KPU Tanjab Timur, Hodijatul Qubro menanggapi Tudingan yang di Lontar kan Aliansi Pemuda Peduli Demokrasi ( APPD) Menurutnya, aksi demontrasi yang dilakukan APPD merupakan hal yang dilindungi oleh undang-undang untuk menyampaikan pendapat dimuka umum.
”Terkait kawan-kawan yang aksi kita sangat menghargai, kita juga terbuka untuk memberikan klarifikasi terkait perekrutan yang dinilai mereka bermasalah,” ucap Qubro.
Qubro juga Menyayang Kan Soal isu tersebut yang tidak bisa dipertanggung jawab kan kebenaran nya, Harapan Qubro Apabila didalam perekrutan yang dilakukan oleh KPU tidak Sesuai dengan Regulasi (PKPU, RI) Alangkah Baik nya langsung meminta klarifikasi dari pihaknya jangan mendengar isu yang katanya-katanya.
”Kapanpun kita siap memberikan penjelasan, jangan hanya mendengar katanya-katanya,” lanjut Qubro.
Disinggung soal isu perekrutan yang selama ini viral, ketua KPU Tanjabtim Qubro dengan tegas mengatakan bahwa isu tersebut hoaks Samapi saat ini tidak ada Pembuktian yang Benar-benar Akurat dan juga resmi.
”Isu yang beredar itu hoaks,” tutup Ketua KPU Tanjab Timur Hodijatul Qubro.
Penulis: Misbah














Discussion about this post