RelasiDaerah.com, Tanjung Jabung Timur – 13 Juni 2025
Lembaga Restorasi Lingkungan Hijau (RLH) mengungkap temuan mengejutkan terkait aktivitas ilegal di kawasan Hutan Lindung Londerang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi. Dalam investigasi lapangan yang dilakukan pekan ini, tim RLH menemukan areal perkebunan kelapa sawit yang berada di dalam kawasan hutan lindung, lengkap dengan alat berat yang masih beroperasi.
Tanaman sawit yang ditemukan diduga kuat dimiliki atau dikelola oleh Yayasan Gontor 10, yang diketahui beraktivitas di wilayah tersebut. Ketua RLH, Sahroni, mengecam keras keberadaan kebun sawit dan alat berat di kawasan konservasi yang dilindungi negara.
“Ini jelas pelanggaran hukum. Kawasan hutan lindung seharusnya steril dari segala bentuk aktivitas pembukaan lahan dan perkebunan. Kehadiran alat berat di sana mengindikasikan adanya pembukaan lahan secara aktif dan terstruktur,” tegas Sahroni dalam keterangannya, Jumat (13/6).
RLH menilai tindakan tersebut sebagai bentuk perusakan ekosistem hutan yang sangat merugikan lingkungan hidup dan bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sahroni juga mendesak Tim Penertiban Kawasan Hutan (TPKH) segera turun tangan dan mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab.
“Kami mendesak aparat berwenang, termasuk Dinas Kehutanan dan pihak kepolisian, untuk menindaklanjuti temuan ini. Jangan sampai hutan lindung terus dibiarkan dirambah oleh oknum-oknum tertentu,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, RLH menyatakan akan segera membuat laporan resmi kepada instansi terkait, seperti GAKKUM, termasuk Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi dan Kementerian Kehutanan (KLHK), guna proses penegakan hukum dan penyelidikan lebih lanjut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Yayasan Gontor 10 belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan keterlibatan mereka dalam aktivitas pembukaan kebun sawit di kawasan hutan lindung tersebut.
Kawasan Hutan Lindung Londerang merupakan salah satu benteng terakhir keanekaragaman hayati di Tanjung Jabung Timur. Kerusakan terhadap kawasan ini akan berdampak besar terhadap ekosistem dan keseimbangan lingkungan di wilayah pesisir timur Jambi.(red)













Discussion about this post