RelasiDaerah.com, TANJABTIMUR – Badan pengawas pemilu (Bawaslu) melaksanakan pelatihan penguatan kapasitas panwaslu kecamatan se-kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) Dalam tahapan pemuktahiran dan penyusunan daftar pemilih pada Pemilihan serentak tahun 2024.
Pelatihan penguatan kapasitas Panwaslu se-kabupaten Tanjab Timur dipimpin langsung ketua Bawaslu (Tarmuzi, S.Pd.) dan turut dihadiri Kadis Dukcapil Tanjab Timur (Aruji,SH) Komisioner KPU Tanjab Timur Divisi Perencanaan Data (Juni Yanto,M.Pd) yang bertempat di Hotel Ratu pada Jum’at (08/07/2024).
Komisioner KPU Tanjab Timur Divisi Perencanaan Data (Juni Yanto,M.Pd) mengatakan Coklit sudah dilakukan oleh Tim pantarli namun kendala yang dihadapi di lapangan terkait jaringan sinyal sehingga tidak bisa mengakses sinkronisasi data di aplikasi e-coklit namun kami siasati dengan melakukan coklit manual sehingga dengan bagusnya aplikasi e-coklit nanti kami bisa melakukan sinkronisasi data, sehingga semua pemilih bisa terakomodir pada pilkada serentak tahun 2024.
“Untuk progres kegiatan kawan kawan pantarli sudah berlangsung selama dua minggu, dan data yang sudah masuk 70,17 persen dari keseluruhan 505 TPS yang tersebar di beberapa kecamatan yang tersebar di tanjabtim, ada juga 52 TPS yang sudah semua tercoklit dari hasil peng coklit itu kami juga sudah mendapatkan gambaran berapa jumlah pemilih meninggal, berapa jumlah pemilih yang tidak sesuai dengan TPS, berapa jumlah pemilih yang tidak sesuai dengan domisili, jadi kami sudah lakukan semua pemetaan nya sehingga kita berharap untuk pilkada ini semua nya Tercoklit,sehingga hak suara nya di Pilkada ini bisa digunakan,terangnya
Dijelaskan Junianto lagi untuk TPS lokasi khusus (loksus),di Tanjabtim hanya ada satu dan hari ini kami akan kesana untuk melakukan kunjungan serta monitoring terlebih dahulu, TPS Loksus itu berada di wilayah kecamatan geragai, Lapas klas 11B Muara Sabak, terang
Terpisah, Tarmuzi ketua Bawaslu Tanjabtim saat diwawancarai, selesai kegiatan pelatihan penguatan kapasitas panwaslu dalam pengawasan pengcoklitan dan pemuktahiran data pemilih pilkada 2024.
“hari ini adalah pelatihan penguatan kapasitas panwaslu karena saat ini sudah masuk dalam tahapan pengcoklitan dan sudah berjalan selama dua minggu yang dilaksanakan oleh KPUD dan tahapan nya penyelesaian pemuktahiran data untuk pemilih 2024″jelas nya.
Dijelaskan Tarmuzi, untuk kendala dalam proses pengcoklitan dilapangan sampai hari ini belum ada, hanya saja ada beberapa temuan oleh pengawas kelurahan dan desa(PKD), seperti pemasangan sticker, seharusnya didalam satu rumah itu ada tiga keluarga (3 KK) tapi yang di pasang hanya satu sticker.
“kan seharus nya dipasang tiga sticker dan itu sudah ditindak lanjuti dan dilakukan perbaikan, dan kemaren juga ada yang mau bikin sistem joki oleh petugas pantarli tapi cepat diketahui oleh PKD dan telah selesai di tindaklanjuti sehingga tidak terjadi lagi dilapangan” tutup nya(msb)














Discussion about this post