
RelasiDaerah.com, MUARA SABAK – Momentum Hari Jadi Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang ke-27 membawa refleksi mendalam bagi Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Peringatan ini dinilai melampaui seremoni tahunan, melainkan menjadi simbol ikatan batin yang kuat antara tanah kelahiran dan pengabdian bagi daerah.
Dalam sebuah pesan penuh khidmat, Korwil Badan Gizi Nasional Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Edy Saripudin, S.E., menyampaikan untaian kata yang menyentuh hati masyarakat bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung. Bagi putra daerah yang kini genap berusia 31 tahun tersebut, kabupaten ini adalah rahim kehidupan yang menempa proses kedewasaanya.
“Di sini aku lahir, di sini aku berproses, dan di sini pula 31 tahun usiaku bermakna,” ungkap Edy Saripudin dengan nada penuh takzim.
Kalimat tersebut bukan sekadar untaian kata, melainkan sebuah komitmen moral yang mengakar. Edy memandang Tanjung Jabung Timur bukan sekadar hamparan wilayah geografis, melainkan tempat pulang yang paling sakral bagi setiap insan yang dibesarkan di atas tanahnya.
“Selamat Hari Jadi Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang ke-27. Bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung bukan sekadar tempat tinggal, tapi rumah tempat detak jantung ini bermula dan tempat jasad ini ingin kembali di akhir masa,” tuturnya puitis.
Sebagai representasi institusi Badan Gizi Nasional di tingkat daerah, pesan ini sekaligus mempertegas komitmen jajarannya untuk terus berbenah, bersinergi dengan seluruh pemangku kebijakan, serta mengabdi demi kesejahteraan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di tanah tumpah darah.
Harapan besar dipanjatkan agar kabupaten yang kaya akan potensi alam ini terus tumbuh menjadi daerah yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing tinggi di masa depan.
“Jaya selalu negeriku,” pungkasnya penuh optimisme demi masa depan bumi Tanjung Jabung Timur yang gemilang.(red)









Discussion about this post