
RelasiDaerah.com, Tanjung Jabung Timur – Genap satu tahun menjalankan aktivitasnya, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Baru menggelar doa bersama dan pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan dapur SPPG yang telah berjalan selama satu tahun.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala SPPG Kota Baru, Ari Satriyada putra, Kepala Keuangan Santi Permata Sari, Ahli Gizi Dina Larinci tami, Mitra Fasilitas Pak Tri, PIC dari Yayasan Nuansa Mitra Sejati, serta seluruh relawan yang turut meramaikan kegiatan doa bersama tersebut.
Dalam kesempatan itu, Novi Liyana Dewi selaku pemilik yayasan menyampaikan rasa syukur melalui pesan singkatnya. Ia mengatakan, genap satu tahun berdirinya Dapur SPPG Kota Baru merupakan sebuah pencapaian yang tidak terlepas dari kerja keras seluruh tim yang terlibat.
Menurutnya, perjalanan selama satu tahun dapat berjalan dengan lancar berkat kerja sama, kekompakan, serta tanggung jawab masing-masing pihak dalam menjalankan tugas.
“Alhamdulillah sejauh ini berjalan dengan lancar ,yang paling penting kekompakan pera tim dalam menjalan kan nya”jelas nya.
Sementara itu, Pak Tri selaku pemilik bangunan tempat SPPG Kota Baru beroperasi juga mengungkapkan rasa syukurnya atas perjalanan SPPG yang telah berlangsung selama satu tahun.
Ia berpesan kepada seluruh tim agar terus menjaga komunikasi dan koordinasi. Menurutnya, kekurangan dalam sebuah tim merupakan hal yang harus disikapi dengan saling membantu dan melengkapi, bukan saling menyalahkan.
“Yang paling penting adalah kita saling berkoordinasi dan saling menutupi kekurangan satu sama lain. Dengan begitu, suasana kerja bisa tetap nyaman, akrab, dan kompak,” ungkap Pak Tri.
Memasuki tahun kedua, ia berharap seluruh unsur yang terlibat dapat mempertahankan kekompakan serta meningkatkan kerja sama demi kelancaran pelaksanaan kegiatan SPPG Kota Baru.
Hal senada disampaikan Ari Satriyada putra, selaku Kepala SPPG Kota Baru. Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini telah berkontribusi dalam perjalanan SPPG.
Menurut Ari, keberadaan SPPG tidak terlepas dari kerja sama seluruh unsur, mulai dari pengelola, ahli gizi, bagian keuangan, mitra fasilitas, yayasan, PIC, hingga para relawan.
“Terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh pihak yang telah terlibat dan bekerja bersama selama ini. Semoga apa yang kita lakukan dapat terus memberikan manfaat dan menjadi bagian dari upaya mewujudkan program Bapak Presiden Prabowo Subianto melalui Badan Gizi Nasional,” ujar Ari.
Doa bersama dan pemotongan tumpeng tersebut menjadi momentum refleksi sekaligus mempererat kebersamaan seluruh tim SPPG Kota Baru. Memasuki tahun kedua, tantangan tentu masih akan terus ada, sehingga koordinasi, komunikasi, dan kekompakan menjadi bagian penting untuk memastikan pelayanan berjalan secara baik dan sesuai dengan tujuan program.
Dengan semangat kebersamaan tersebut, seluruh tim SPPG Kota Baru diharapkan dapat terus menjaga profesionalitas, meningkatkan kualitas kerja, serta mengutamakan kepentingan penerima manfaat dalam menjalankan tugas ke depan.(red)









Discussion about this post