
RelasiDaerah.com, Kota Jambi – Peta politik Tanjung Jabung Timur mendadak berubah. Tiga sosok dengan latar belakang dan kekuatan massa berbeda resmi bergabung ke dalam struktur inti DPC PDI Perjuangan Tanjab Timur di bawah kepemimpinan Muhammad Guntur. Mereka adalah Saidina Hamzah, Dedi Saputra, dan Arie Suryanto.
Deklarasi bergabungnya ketiga tokoh ini berlangsung sesaat setelah pengesahan kepengurusan DPC PDI Perjuangan masa bakti 2025–2030. Masing-masing memberikan pernyataan yang menunjukkan keseriusan langkah politik mereka.
Mantan Wakil Ketua DPRD Tanjab Timur dan eks kader terbaik Partai Golkar, Saidina Hamzah, menegaskan bahwa keputusannya adalah langkah strategis bagi masa depan daerah.
“Politik itu soal keberpihakan. Saya melihat PDI Perjuangan menjadi ruang baru bagi saya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat secara lebih maksimal. Ini bukan soal meninggalkan masa lalu, tetapi melangkah maju bersama kekuatan rakyat,” ujarnya tegas.
Akademisi muda dan pengamat politik-sosial, Dedi Saputra, menyampaikan bahwa keterlibatannya merupakan bentuk komitmen untuk tidak hanya bersuara di luar sistem.
“Selama ini saya vokal di ruang publik. Kini saatnya terlibat langsung dalam pengambilan kebijakan dan kerja nyata untuk masyarakat Tanjab Timur. PDI Perjuangan memberi peluang bagi gagasan progresif untuk diwujudkan,”ucapnya.
Sementara itu, aktivis senior Arie Suryanto, yang dikenal sebagai salah satu inisiator berdirinya Kabupaten Tanjung Jabung Timur, menilai bergabungnya ia ke partai banteng sebagai jalan kembali mengabdi untuk daerah yang ia perjuangkan sejak awal.
“Saya kembali ke garis perjuangan. Tanjab Timur harus bangkit lebih kuat, dan PDI Perjuangan memiliki semangat ideologis itu. Saya siap berada di garda depan,” tegasnya.
Ketua DPC PDI Perjuangan, Muhammad Guntur, menyebut momentum ini sebagai penguatan besar dalam tubuh organisasi partai.
“Dengan bersatunya tokoh senior dan dua kekuatan muda, insyaallah PDI Perjuangan akan semakin kokoh menjadi rumah perjuangan rakyat,”kata Guntur singkat.
Masuknya tiga figur besar ini dipandang sebagai sinyal bahwa PDI Perjuangan tengah mempersiapkan langkah besar menuju kontestasi politik daerah yang kian memanas.(Red)








Discussion about this post